KABUPATEN AGAM, tandikek.com-Dikhabarkan ada warga Kabupaten Agam, Sumatera Barat, terlantar di Jayapura, Papua Barat, diujung Timur RI, Bupati Agam, Ir. Benni Warlis, MM, tidak tega membiarkan warganya bernama Dewi Sumarni, usia 52 tahun, terlantar di diujung timur RI tersebut.
Bupati Agam Benni Warlis yang dihubungi Minggu (8/2/2026) curahkan perhatian memfasilitasi kepulangan Dewi Sumarni ke Lubuk Basung. Informasi, Dewi Sumarni terlantar di Jayapura lantaran mengikuti relawan bencana mengantarkan bantuan kemanusiaan galodo di Sungai Batang. Selesai relawan itu menyerahkan bantuan kemanusiaan, pulangnya Dewi Sumarni menurut bersama relawan tersebut.
Bupati Agam Benni Warlis telah memerintahkan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Agam untuk koordinasi dengan keluarga Dewi Sumarni di Lubuk Basung, tapi hingga berita ini diturunkan, masih belum berhasil menghubungi keluarganya di Lubuk Basung, bernama Fika, saudara sepupu dengan Dewi Sumarni.
“Kalau benar yang bersangkutan kesulitan untuk pulang ke Lubuk Basung kita akan fasilitasi”, tutur Bupati Agam Benni Warlis. Informasi ini viral pada salah satu media onlinen, Dewi Sumarni yang ditulis media tersebut, adalah salah seorang warga Jorong Ujuang Labuah, Sungai ditimpa bencana galodo Batang. Ia ikut bersama relawan itu ke Jayapura, sampai disana 2 Februari.
Tapi, terakhir, didapat informasi, Dewi Sumarni bukan warga Jorong Ujuang Labuah, Sungai Batang, tapi diberitakan media itu adalah warga Lubuk Basung, kakak sepupu dari Fika, tapi dimana Fika ini di Lubuk Basung?, inilah yang tengah ditelusuri Dinas Sosial Kabupaten Agam.
Terlepas dari itu, walau Dewi Sumarni bukan warga Jorong Ujuang Labuah, tapi ia adalah warga Lubuk Basung, kalau ia terlantar di Jayapura, Bupati Agam, Benni Warlis berhati mulia, ia tetap memfasilitasi Dewi Sumarni pulang ke Lubuk Basung.
“Kita tidak ingin ada warga Agam yang terlantar di Jayapura, kita fasilitasi ia untuk pulang ke Lubuk Basung, kalau ia benar terlantar disana”, jelas Bupati Benni Warlis. Juga ditulis di medsos tersebut, keberangkatan Dewi Sumarni itu telah dicegah oleh adik sespupunya Fika untuk tidak pergi, tapi ia tetap nekat untuk berangkat.
Tapi ternyata Bapti Agam tidak terpengaruh dengan itu, yang jelas bupati sudah minta Dinas Sosial Kabupataten Agam menelusuri keluarga Dewi Sumarni di Lubuk Basung, bernama Fika, mudah-mudahan segera dapat dijumpai, kata Bupati Agam Benni Warlis, berharap segera dijumpai.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Agam Villa Erdi, ketika dihubungi, membenarkan, bahwa ia telah dapat perintah dari Bupati Agam menelusuri keluarga Dewi Sumarni di Lubuk Basung, bernama Fika. “Kami lagi berupaya untuk mencari alamat Fika, tapi hingga berita ini diturunkan, yang namanya Fika belum dijumpai”, tutur Kepala Dinas Sosial Agam Villa Erdi.
Kalau masih juga belum dijumpai, Villa Erdi akan coba koordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil), kalau benar Dewi Sumarni dan Fika warga Lubuk Basung pasti ada datanya nya di Dukcapil Agam, tapi nama panjangnya siapa, inilah jadi hambatan juga terhadap upaya penelusuran alamat orang ini, tutur Villa Erdi.
Yang jelas, kalau masih belum dijumpai Fika keluarga Dewi Sumarni itu di Lubuk Basung, Senin (9/2/2026), Villa Erdi akan dikoordinasikan dengan Dukcapil. “Besok Senin kita koordinasikan dengan Dukcapil Agam”, jelas Kadis Dinsos Kabupaten Agam, Villa Erdi, yang juga mantan Sekwan DPRD Agam itu.[tk-01]













